Minggu, 27 November 2016

Dua Pengendalian IT / Two IT Controls


Pengendalian IT itu ada dua, yaitu ada yang terkait secara langsung dengan transaksi dan ada juga yang tidak terkait langsung dengan transaksi. Pengendalian yang terkait secara langsung dengan transaksi disebut dengan pengendalian aplikasi ( Application Control ), sedangkan yang tidak terkait langsung dengan transaksi disebut dengan pengendalian umum ( General Control ).
A.     Pengendalian Umum ( General Controls )
Pengendalian umum adalah kebijakan dan prosedur yang berhubungan dengan aplikasi sistem informasi dan mendukung fungsi dari application control dengan cara membantu menjamin keberlangsungan sistem informasi yang ada. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan dan stabilitas sistem secara keseluruhan. Pengendalian ini berhubungan dengan luasnya cakupan entitas yang terkomputerisasi, serta berlaku untuk semua sistem dan  mengatur pemerintahan dan infrastruktur, keamanan sistem operasi dan database, dan aplikasi dan program akuisisi dan pembangunan IT. Contohnya adalah kontrol atas pusat data, database organisasi, pengembangan sistem, dan pemeliharaan program. Pengendalian umum pada perusahaan biasanya dilakukan terhadap aspek fisikal maupun logikal. Aspek fisikal, terhadap aset-aset fisik perusahaan, sedangkan aspek logikal biasanya terhadap sistem informasi di level manajemen (misal: sistem operasi). Pengendalian umum sendiri digolongkan menjadi beberapa, diantaranya adalah:
1.    Pengendalian organisasi dan otorisasi.
Yang dimaksud dengan organisasi disini adalah secara umum terdapat pemisahan tugas dan jabatan antara pengguna sistem (operasi) dan administrator sistem (operasi). Disini juga dapat dilihat bahwa pengguna hanya dapat mengakses sistem apabila memang telah diotorisasi oleh administrator.
2.    Pengendalian operasi.
Operasi sistem informasi dalam perusahaan juga perlu pengendalian untuk memastikan sistem informasi tersebut dapat beroperasi dengan baik selayaknya sesuai yang diharapkan.
3.    Pengendalian perubahan.
Perubahan-perubahan yang dilakukan terhadap sistem informasi juga harus dikendalikan. Termasuk pengendalian versi dari sistem informasi tersebut, catatan perubahan versi,serta manajemen perubahan atas diimplementasikannya sebuah sistem informasi.
4.    Pengendalian akses fisikal dan logikal.
Pengendalian akses fisikal berkaitan dengan akses secara fisik terhadap fasilitas-fasilitas sistem informasi suatu perusahaan, sedangkan akses logikal berkaitan dengan pengelolaan akses terhadap sistem operasi sistem tersebut (misal: windows).

B.     Pengendalian Aplikasi ( Application Controls )
Bertujuan untuk menjamin keandalan input, file, program dan output. Pengendalian ini memastikan integritas sistem tertentu. Berlaku untuk aplikasi dan program-program tertentu, dan memastikan kebenaran data, kelengkapan dan akurasinya. Contoh: kontrol atas pemrosesan pesanan penjualan, hutang, dan aplikasi penggajian.
Aplikasi ini memiliki risiko dalam aplikasi tertentu dan dapat mempengaruhi prosedur manual (misalnya: memasukkan data) atau tertanam prosedur (otomatis). Pengendalian aplikasi terdiri dari 3 kategori :
            a.     Kontrol Input
            b.    Kontrol Proses
            c.     Kontrol Output

a.    Pengendalian Aplikasi Input
Tujuan dari kontrol input adalah kebenaran, keakuratan dan kelengkapan input data. Dua penyebab umum dari kesalahan input:
·      kesalahan transkripsi yaitu kesalahan pada karakter atau nilai
·      kesalahan transposisi yaitu karakter atau nilai 'benar', tetapi di tempat yang salah
Ada beberapa contoh dalam kontrol input:
Ø Check digit- kode data yang ditambahkan untuk menghasilkan digit kontrol. angat berguna untuk transkripsi dan transposisi kesalahan
Ø Missing data checks - kontrol untuk pembenaran yang kosong atau yang salah
Ø Numeric-alphabetic checks- memverifikasi bahwa karakter dalam bentuk yang benar
Ø Limit checks - mengidentifikasi nilai-nilai di luar batas dari yang sebelumnya telah ditentukan
Ø Range checks- mengidentifikasi nilai-nilai luar batas atas dan bawah
Ø Reasonableness checks - membandingkan satu bidang ke bidang lainnya untuk melihat apakah hubungan sesuai
Ø Validity checks- membandingkan nilai ke nilai-nilai yang diketahui atau nilai standar
b.   Pengendalian Aplikasi Pemrosesan
Proses diprogram untuk mengubah input data menjadi informasi untuk menghasilkan output. Ada Tiga kategori:
a.    Batch controls, yaitu menyesuaikan sistem output dengan input awalnya yang dimasukkan ke dalam sistem. Berdasarkan jenis total batch:
·      Total angka catatan
·      Total nilai dolar
·      Total campuran yaitu jumlah angka non-keuangan
b.    Run-to- run controls, menggunakan angka batch untuk memonitor batch ketika bergerak dari satu prosedur program (run) ke yang lain.
c.    Audit trail controls, banyak buku catatan yang digunakan sehingga setiap transaksi dapat ditelusuri melalui setiap tahapan pengolahan dari sumber ekonomi untuk presentasi dalam laporan keuangan. Contohnya adalah :
-    Transaction logs, setiap transaksi dari sistem proses yang suskes akan dicatat pada buku harian, dimana tersaji seperti jurnal.
-     Log of automatic transactions, sistem yang menggerakan beberapa transaksi internal.
-    Transaction listings, sistem akan memproduksi daftar transaksi dari semua transaksi yang suskes.
c.      Pengendalian Aplikasi Output
Tujuan dari kontrol output untuk memastikan bahwa sistem output tidak hilang, salah arah, atau rusak, dan privasi yang tidak dilanggar. Beberapa hal yang perlu dilakukan agar pengendalian output ini baik :
a.   Output spooling, menciptakan sebuah file selama proses pencetakan yang mungkin tidak tepat diakses
b.    Printing, membuat dua risiko:
·  memproduksi salinan yang tidak sah dari output
·  penjelajahan karyawan tentang data sensitif
c.    Waste - dapat dicuri jika tidak dibuang dengan benar, misalnya, merobek-robek
d.   Report distribution – untuk laporan sensitif, berikut yang bisa dilakukan:
·  menggunakan kotak surat yang aman
·  mengharuskan pengguna untuk mendaftar untuk laporan secara pribadi
·  menyampaikan laporan kepada pengguna
e.    end user controls - pengguna akhir harus memeriksa laporan sensitif untuk ketelitiannya

f.  controlling digital output – pesan output digital dapat ditahan, digganggu, hancur, atau rusak karena melewati sepanjang link komunikasi.

Sumber : 
James A. Hall. Accounting Information Systems-Cengage Learning. 2013PP-03-new
                     James A. Hall. Accounting Information Systems-Cengage Learning. 2013PP-15-new
                     James A. Hall. Accounting Information Systems-Cengage Learning. 2013PP-17-new
                     James A. Hall. Accounting Information Systems-Cengage Learning. 2010
     http://makjegagik.blogspot.co.id/2012/05/pengendalian-umum-dan-aplikasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar